Jaman
masih ngekos di Bandung, lontong kari ini jadi favorit ketika sarapan. Biasanya
pagi-pagi sekitar jam 6-8 pagi, ada seorang ibu yang menawarkan sarapan pagi ke
anak-anak kos. Dengan suara khasnya yang terdengar keras, membangunkan penghuni
kos dan bergegas keluar kamar untuk memesan sarapan. “Neng, nasi kuning…kupat
tahuuu…lontong kariii…”. Dan lontong kari ini lebih sering jadi pilihan sarapan
saya. Secara menu sangat sederhana, hanya lontong disiram kuah kari dan cacahan
ayam, telor bulat, kecap, kerupuk dan sambal. Tiba-tiba setelah sekian tahun
saya teringat menu ini. Mulailah mencoba membuat versi saya, dan rasanya Alhamdulillah…
sesuatuh…
Bahan: lontong
Ayam ¼ ekor,
pilih dada
Telor
ayam rebus
Kerupuk
digoreng
Santan
Kara 1 buah
Bumbu Halus : Bawang Putih 3 siung
Bawang Merah 6 siung
Jahe 1 ruas jari
Kencur 1 ruas jari
Kunyit 2 ruas jari
Kemiri 4 butir
Bumbu tambahan: daun salam, daun jeruk, lengkuas keprek,
sereh keprek
Bawang goreng
Cara Memasak:
Bersihkan ayam, dan potong kecil-kecil, kemudian rebus dalam
panci kecil, beserta lengkuas, daun jeruk, daun salam dan sereh. Tumis semua
bumbu halus, masak hingga harum. Kemudian masukkan ke dalam panci berisi
rebusan ayam tadi. Masak hingga mendidih. Setelah mendidih masukkan santan,
gula dan garam secukupnya. Sajikan di piring, potongan lontong, siram dengan
kuah dan cacahan ayam, beri telor rebus, kecap, bawang goreng, sambal dan
kerupuk.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar